Menyambutmu Kembali,

Terima kasih sudah kembali,
Meski saya tak pernah tau,
kapan waktu akan mencurimu lagi,
Karena yang saya tau hanya,
Senja kembali menawarkan jingga
Kelabu kembali menjanjikan biru
dan kamu, kembali menjadi candu,

Dari kamu saya tau,
Rasa itu masih menggebu, sama seperti dulu,
Pelukanmu? masih sehangat seperti yang saya ingat,
dan, nyatanya masih ada janji yg ditepati, kala ingkar kerap kali mereka anggap wajar.

Menyambutmu kembali,
Mungkin seperti menancapkan belati ke jantung sendiri,
Bukan, ini bukan perihal kamu akan menyakiti
Ini soal takdir, akankah ia kembali menjadi akhir?  menghakimi tentang pertemuan kita lagi?
Karna sekali lagi,
Perihal yang lebih menyakitkan dari patah hati dan dikhianati adalah,
dua hati yang saling menginginkan dan mencintai namun dipaksa menyerah dn berhenti oleh takdir,

Terlepas dari segala yang kelak menyakiti,
Kau telah bawa pulang apa yang sempat hilang,
Kamu sembuhkan luka yang sempat saya abaikan,
Kamu menyadarkan saya tentang arti bertahan, arti ketulusan
dan tentang bagaimana memaafkan..

Saya pun, pernah mencoba mencari,
Nyatanya tak ada hati seperti yang kamu miliki,
Tak ada genggaman yang lebih meyakinkan ditengah banyaknya keraguan,
dan iya kamu benar,
Tak ada yang lebih membahagiakan dari dimana saya habiskan setiap detik yang saya miliki dengan segala tentangmu, pelukanmu dan senyumanmu misalnya,

dan menyambutmu kembali,
adalah ajang untung mengulang memori,
Mengingat apa yang pernah kita lalui, kemudian membuatnya terasa jauh lebih berarti.

Terima kasih sudah kembali dan membuat saya merasa begitu dicintai,
Terima kasih sudah kembali datang, dan menuntun saya untuk pulang,
Terima kasih sudah kembali dan menepati segala janji,
tetap percaya meski mereka bilang sia-sia,
tetap bertahan meski meraka bilang terlupakan,
dan tak ada yang lebih meyakinkan, dari ketulusan yang kerap kali kamu tunjukkan dan bisa saya rasakan..

Selamat datang kembali Doraemonku yang hilang,
kali ini izinkan saya mengemis dan memohon kepada Tuhan kiranya semesta turut meng-amini segala doa dari setiap sujud yang kita yakini, selama ini.

Ketahuilah,
Hati ini selalu punya tempat sendiri untuk mencintai, dan memanggil namamu dalam doa, dr awal hingga nanti.
 
Believe it or not, you're not just the best man i ever had, but if this a movie you're one of the best part, i love you still my D 💞.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hi ...

kepadamu lelakiku

Kepada Hati yang Bersiap Patah Kembali