Kepada Hati yang Bersiap Patah Kembali

Katamu lukamu memang tak sepenuhnya sembuh,
dan percuma saja menunggu waktu untuk membuatnya kembali utuh
Bukankah segala patah akan segera tumbuh?

Dan,
kau mulai jatuh lagi, 
mulai mencipta imaji, 
yang kau tau pasti, 
kecewa adalah kawan sejati dari ekspektasi, 
Perlahan, senyummu yg sempat pergi muncul beberapa kali, 
tapi, kau tau hal apa yang kubenci saat melihatmu kembali mencintai?
adalah menyaksikan dirimu menjadi rapuh untuk kesekian kali,

Atau memang begitukah caramu mencintai?
berkali-kali mengorbankan diri
membungkam rintih yg terisak lirih.
Kau bilang tak apa, beginilah cinta bekerja
meski samar kudengar, tangismu sesekali pecah di ujung senja,
dan menghilang saat pagi datang, 

Pantasnya semesta mampu meraba
sudah teramat jauh perjalanan kau tempuh
sudah banyak duri yang telah kau tapaki 

Ku harap kelabu segera membiru,
agar matamu tak melulu sendu. 
Ku harap rindu menyambutmu hangat,
ditengah malam yang masih pekat,
Semoga ia sanggup mengeja, segala lara yang menjelma tawa, 
Kan kuminta padaNya agar takdir turut mengukir, memberi warna dan menebus luka, 
membangunkan pelangi dari mimpi, 
lantas kembali melukis mentari untuk pagi.

Sekalipun kau telah bersiap, kuharap dia cepat mendekap, melebur patah dan mulai melukis kisah :) . 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hi ...

kepadamu lelakiku